Home / Aceh

Selasa, 21 Juli 2020 - 23:09 WIB

Pekerja Galian Jargas Tak Pakai Pelindung Diri, Konsultan Terindikasi Langgar UU K3

AtjehUpdate.com,- LANGSA, Para pekerja galian jaringan gas (jargas) tidak memakai alat pelindung saat melaksanakan pekerjaannya. Kondisi ini sangat membahayakan pekerja dan disinyalir konsultan pengawas abaikan keselamatan mereka.

Pantauan AtjehUpdate.com di lapangan, Selasa (21/7), sejumlah pekerja galian jargas yang sedang menggali lubang tidak memakai pelindung diri. Mereka hanya memakai kaos dan topi sehingga sangat rawan terjadi kecelakan kerja.

Untuk diketahui, proyek pemasangan pipa jargas sambungan rumah di Langsa dikerjakan oleh PT Adhi Karya selaku pelaksana dan PT Amythas sebagai konsultan pengawas.

Menanggapi hal itu, Direktur LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah, mengatakan seharusnya pihak perusahaan atau konsultan pengawas memberikan baju pelindung bagi para pekerjanya.

Selain itu dimasa pandemi Covid-19 seharusnya pekerja memakai pelindung diri untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga :  Sudah 25 KM Menggali, Diduga Pekerja Jargas Hanya Dapat Cashbon

“Jangankan topi proyek, baju dan sarung tangan saja tidak ada, bahkan pekerjanya memakai baju kaos saat bekerja,” ujar Sayed seraya menegaskan cara ini sudah tidak mengindahkan Undang-Undang (UU) Keselamatan Kerja.

Sayed mengharapkan pihak perusahaan agar dapat memberikan kenyaman kepada para pekerjanya sesuai UU Keselamatan Kerja.

Safety man harus standby di lokasi pekerjaan untuk memastikan area tersebut clear atau aman, sambil memantau traffic yang ada di area tersebut.

“Seringkali lalulintas menjadi berantakan karena pengaruh lubang tersebut. Harusnya kontraktor pelaksana menyediakan flag man di jalan untuk mengawasi keluar masuk kendaraan yang berpotensi terjadi kecelakaan jika tidak diatur lalulintasnya,”, urainya.

Baca Juga :  Akibat Galian Jargas PT Adhi Karya, Pipa PDAM Tirta Tamiang Bocor

Dijelaskan Sayed, adapun safety sign itu wajib dipasang, sebagaimana yang diatur dalam UU Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nomor 1 Tahun 1970.
Kelihatan barricade yang dipasang tidak kokoh dan pagar pengamannya tidak kuat. Dan itu harus diutamakan, jikapun cuaca hujan tidak akan putus.

Sayed juga mengingatkan, bahwa pengawas pekerjaan wajib bertanggungjawab jika terjadi resiko terhadapa pekerja dan warga sekitar.

Sementara General Affair PT Adhi Karya, Surya, kepada wartawan mengatakan, alat pelindung dilengkapi khusus sesuai keluhan pekerja.

“Karena tidak bisa maksimal jika harus pakai sepatu,” kata Surya.

Leader Konsultan Pengawas (PMC) PT Amythas Langsa, Yusrizal, mengatakan akan segera menyampaikan hal ini ke pihak pelaksana.(frenk)

Share :

Baca Juga

Aceh

Jabatan Bupati Hampir Berakhir, Namun Masih Ada Sarana Umum Di Seruway yang Belum Terjamah

Aceh

Anggota DPRK Langsa Tinjau Alat Berat Terbenam, Akan Segera Panggil Kadis DPPKP

Aceh

Bulan Mutu Karantina 2021, Bang Muslim Bersama BKIPM Bagikan Ikan Sehat Bermutu

Aceh

Bang Muslim DPR RI Bagikan Paket Ikan Segar Kepada Masyarakat Aceh Utara

Aceh

Meski Sopir Truk Dilepaskan, Bea Cukai Aceh Bantah Ada Permainan ‘Orang Dalam’

Aceh

LSM KANA Apresiasi Kinerja Kejati Aceh Terkait Penanganan Kasus Korupsi

Aceh

Langsa Banjir

Aceh

BFLF Kota Langsa Jenguk dan Bantu Arumi, Balita Pengidap Penyakit Kronis