Selain itu, muncul kabar adanya perseteruan antara BPBD Aceh Tamiang dengan Kepala Desa terkait permintaan khusus dari pihak Kepala Desa yang ditolak BPBD. Informasi yang dihimpun media, beredar Kepala Desa diduga meminta BPBD untuk melakukan tindakan tertentu yang dinilai mengarah pada kegiatan politik. Namun permintaan tersebut tidak diakomodir oleh BPBD karena lebih fokus pada upaya penyelamatan dan penanganan bencana.
“BPBD tidak memiliki agenda politik, tugas kami murni membantu masyarakat yang terdampak bencana, bukan untuk kepentingan kampanye atau hal lain di luar tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kami,” tegas Bayu kepada AtjehUpdate.com.
Kabar perseteruan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Aceh Tamiang. BPBD Aceh Tamiang berharap isu ini tidak mengalihkan fokus dari upaya penanganan banjir yang masih berlangsung di beberapa titik. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Berita sebelumnya menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Aceh Tamiang mengalami banjir akibat curah hujan yang tinggi, menyebabkan banyak warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. BPBD Aceh Tamiang bersama pihak terkait terus melakukan upaya penanganan dan distribusi bantuan ke lokasi terdampak banjir.(tim)





