AtjehUpdate.com., Langsa – Lsm Gadjah Puteh melontarkan kritik keras terhadap sikap masih diamnya tujuh anggota DPRA Dapil 7 (Langsa–Aceh Tamiang) terkait dicoretnya Kota Langsa dari daftar penerima bantuan Rp10 miliar bagi daerah terdampak bencana.
Ia menilai, dugaan perlakuan curang dan diskriminatif yang dilakukan BPSDM Aceh tidak boleh dibiarkan begitu saja, apalagi jika di baliknya terdapat kepentingan politik atau gesekan dengan kepala daerah tertentu.
“Kalau memang ada konflik politik, dendam kekuasaan, atau permainan kepentingan elit dengan kepala daerah, jangan rakyat yang dijadikan korban. Jangan bantuan bencana dipakai sebagai alat tekan politik,” tegas Sayed Zahirsyah, Direktur Eksekutif Gadjah Puteh.
Menurutnya, masyarakat Langsa hari ini sedang membutuhkan keberpihakan nyata dari wakil rakyat mereka di DPRA, bukan justru pertunjukan diam seribu bahasa yang menimbulkan kecurigaan publik.
“ Jangan diam saja, atau malah boleh jadi anggota DPRA sama sekali tidak mengetahui hal ini. Dimana letak fungsi pengawasan kalian sebagai wakil rakyat” semprot Direktur Gadjah Puteh ini keras.




