Masyarakat mendesak pihak terkait, mulai dari penyedia hingga instansi pengawas, untuk memperketat kontrol kualitas dan distribusi. Mereka menilai, jika tidak ada pembenahan serius, program yang bertujuan baik tersebut justru dapat menjadi sumber masalah kesehatan di kalangan pelajar.
Di sisi lain, sejumlah pengamat meminta agar temuan ini ditindaklanjuti secara transparan. Audit terhadap rantai pasok dan proses penyimpanan makanan dinilai penting untuk memastikan bahan yang dibagikan kepada siswa benar-benar layak dan sesuai standar gizi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG dan dinas terkait di Kota Langsa belum memberikan keterangan resmi terkait temuan buah busuk tersebut. Warga berharap ada klarifikasi dan langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(red)





