AtjehUpdate.com,- Langsa | Kebijakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh yang tidak memasukkan Kota Langsa sebagai penerima bantuan pendidikan bencana hidrometeorologi senilai Rp10 miliar menuai kecaman keras dari berbagai pihak.
Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahersyah Almahdaly, menilai keputusan BPSDM Aceh sangat tidak adil, sarat diskriminasi, dan terkesan pilih kasih terhadap daerah tertentu.
“Ini kebijakan yang sangat aneh dan melukai rasa keadilan masyarakat Langsa. Kota Langsa juga merupakan salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu, terutama banjir besar pada November lalu. Tapi justru tidak dimasukkan dalam prioritas bantuan,” tegas Sayed Zahersyah, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, alasan tidak dimasukkannya Langsa sebagai penerima bantuan Rp10 miliar tersebut sulit diterima akal sehat karena fakta di lapangan menunjukkan masyarakat dan sektor pendidikan di Langsa juga mengalami dampak serius akibat bencana.
“Apakah karena Langsa bukan daerah favorit mereka? Atau ada unsur kepentingan tertentu sehingga daerah yang jelas terdampak malah disingkirkan? Ini yang menjadi pertanyaan publik hari ini,” ujarnya.





