- “Berdasarkan uraian di atas, dapat dilihat bahwa…”
- “Dari permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan pada…”
- “Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk…”
Kesalahan Umum dalam Penulisan Latar Belakang Makalah dan Solusinya
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam penulisan latar belakang makalah antara lain kurangnya konteks, permasalahan yang tidak terdefinisi dengan jelas, dan tujuan penelitian yang tidak spesifik. Untuk mengatasinya, penulis perlu melakukan riset yang mendalam untuk memahami konteks permasalahan, merumuskan masalah dengan tepat dan terukur, serta mendefinisikan tujuan penelitian secara spesifik dan terukur.
Menyusun Ilustrasi/Gambar (jika diperlukan): Cara Membuat Latar Belakang Makalah

Ilustrasi atau gambar yang tepat dapat memperkuat argumen dan meningkatkan pemahaman pembaca terhadap latar belakang makalah. Pemilihan ilustrasi yang relevan dan penyajiannya yang efektif sangat penting untuk menghindari kebingungan dan memperjelas poin-poin penting dalam tulisan. Berikut ini beberapa panduan dalam menyusun ilustrasi untuk latar belakang makalah.
Jenis Ilustrasi yang Tepat
Ilustrasi yang dipilih harus sesuai dengan isi dan tujuan latar belakang makalah. Ilustrasi yang tepat dapat berupa grafik, diagram, tabel, peta, atau bahkan foto, tergantung pada informasi yang ingin disampaikan. Pemilihan jenis ilustrasi harus mempertimbangkan kemudahan pemahaman dan efektivitas penyampaian informasi.
- Grafik batang dapat digunakan untuk menunjukkan perbandingan data antar kategori atau perubahan data dari waktu ke waktu.
- Diagram alur dapat digunakan untuk menjelaskan proses atau tahapan suatu kejadian.
- Tabel dapat digunakan untuk menyajikan data numerik secara terstruktur dan ringkas.
- Peta dapat digunakan untuk menunjukkan lokasi geografis yang relevan dengan topik makalah.
Contoh Ilustrasi dan Caption
Sebagai contoh, jika latar belakang makalah membahas tentang peningkatan angka pengangguran di Indonesia, maka ilustrasi yang tepat adalah grafik batang yang menunjukkan tren peningkatan angka pengangguran selama lima tahun terakhir. Grafik tersebut harus menampilkan angka yang spesifik dan disertai keterangan yang jelas pada setiap sumbu (sumbu X untuk tahun dan sumbu Y untuk jumlah pengangguran).
Contoh deskripsi ilustrasi:
Grafik batang di bawah ini menunjukkan tren peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022. Terlihat peningkatan yang signifikan pada tahun 2020 dan 2021, yang kemungkinan dipengaruhi oleh pandemi COVID-19.
Contoh caption yang singkat, padat, dan informatif:
Tren Peningkatan Angka Pengangguran di Indonesia (2018-2022)
Relevansi Ilustrasi dan Menghindari Ilustrasi yang Tidak Perlu
Ilustrasi yang dipilih harus relevan dengan isi latar belakang makalah dan mendukung argumen yang disampaikan. Hindari penggunaan ilustrasi yang tidak perlu atau hanya sebagai pengisi halaman. Ilustrasi yang tidak relevan justru akan membingungkan pembaca dan mengurangi kredibilitas makalah. Setiap ilustrasi harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat memperkuat pemahaman pembaca terhadap isi latar belakang.
Sebagai contoh, jika membahas tentang dampak perubahan iklim terhadap pertanian, maka gambar pemandangan alam yang indah tanpa data pendukung tidaklah relevan. Sebaliknya, grafik yang menunjukkan penurunan hasil panen padi di beberapa daerah akibat kekeringan akan lebih efektif.
Menyunting dan Merevisi Latar Belakang
Setelah latar belakang makalah selesai ditulis, proses menyunting dan merevisi sangat krusial untuk memastikan kualitas dan kejelasan informasi yang disampaikan. Tahap ini bertujuan untuk menyempurnakan alur penulisan, memperbaiki kesalahan, dan memastikan kesesuaian latar belakang dengan keseluruhan isi makalah. Dengan demikian, pembaca dapat dengan mudah memahami konteks penelitian dan tujuan yang ingin dicapai.
Langkah-Langkah Menyunting dan Merevisi Latar Belakang
Proses menyunting dan merevisi latar belakang makalah dapat dilakukan secara bertahap. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:
- Baca ulang dan pahami keseluruhan latar belakang: Bacalah latar belakang dengan saksama dan pahami alur argumen yang dibangun. Identifikasi bagian-bagian yang kurang jelas, bertele-tele, atau tidak relevan.
- Periksa kesesuaian dengan isi makalah: Pastikan latar belakang yang ditulis selaras dengan topik, rumusan masalah, dan tujuan penelitian yang dijelaskan dalam makalah. Jika terdapat ketidaksesuaian, lakukan revisi agar tercipta kesatuan yang utuh.
- Periksa kesalahan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca: Gunakan fitur pengecekan tata bahasa pada perangkat lunak pengolah kata atau minta bantuan teman untuk memeriksa kesalahan tersebut. Kesalahan-kesalahan ini dapat mengganggu pemahaman pembaca.
- Perbaiki alur dan struktur penulisan: Pastikan alur penulisan logis dan mudah diikuti. Gunakan kalimat-kalimat yang ringkas dan efektif. Hindari penggunaan kalimat yang panjang dan berbelit-belit.
- Minta umpan balik dari orang lain: Berikan naskah latar belakang kepada teman atau dosen untuk mendapatkan umpan balik dan masukan. Sudut pandang orang lain dapat membantu mengidentifikasi kekurangan yang mungkin terlewatkan.
Pentingnya Kesesuaian Latar Belakang dengan Isi Makalah
Kesesuaian latar belakang dengan isi makalah sangat penting untuk menjaga konsistensi dan koherensi tulisan. Latar belakang yang tidak selaras dengan isi makalah akan membuat pembaca bingung dan kesulitan memahami tujuan penelitian. Hal ini dapat mengurangi kredibilitas makalah secara keseluruhan. Kesesuaian ini memastikan bahwa latar belakang memberikan landasan yang tepat untuk pemahaman isi makalah selanjutnya.
Contoh Checklist Pemeriksaan Kesalahan
Berikut contoh checklist yang dapat digunakan untuk memeriksa kesalahan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca dalam latar belakang makalah:
| Aspek | Checklist |
|---|---|
| Tata Bahasa |
|
| Ejaan |
|
| Tanda Baca |
|
Elemen yang Perlu Diperbaiki dalam Latar Belakang Makalah
Beberapa elemen yang seringkali perlu diperbaiki dalam latar belakang makalah antara lain: ketidakjelasan rumusan masalah, kurangnya konteks, informasi yang tidak relevan, alur penulisan yang tidak logis, dan kesalahan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. Perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kejelasan latar belakang makalah.
Contoh Kalimat Revisi untuk Memperbaiki Kekurangan
Misalnya, kalimat “Penelitian ini penting karena banyak hal” terlalu umum dan kurang spesifik. Kalimat tersebut dapat direvisi menjadi: “Penelitian ini penting karena tingginya angka kejadian X di wilayah Y yang berdampak pada Z, sehingga diperlukan pemahaman lebih lanjut mengenai faktor-faktor penyebabnya.” Revisi ini memberikan konteks yang lebih jelas dan spesifik.
Contoh lain, kalimat “Banyak penelitian sebelumnya telah dilakukan” dapat direvisi menjadi: “Penelitian sebelumnya oleh [Penulis 1, tahun] dan [Penulis 2, tahun] telah menunjukan hasil yang beragam mengenai X, sehingga penelitian ini akan fokus pada Y.” Revisi ini lebih spesifik dan menunjukkan kontribusi penelitian yang dilakukan.
Akhir Kata

Membuat latar belakang makalah yang baik membutuhkan ketelitian dan perencanaan yang matang. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diuraikan, mulai dari menentukan topik yang terfokus hingga menyunting naskah akhir, penulis dapat menghasilkan latar belakang yang informatif, ringkas, dan mampu menarik perhatian pembaca. Ingatlah bahwa latar belakang yang kuat merupakan fondasi yang penting bagi keberhasilan makalah secara keseluruhan.
Semoga panduan ini bermanfaat dalam proses penulisan makalah Anda.





