AtjehUpdate.com., Langsa – LSM Gadjah Puteh mengecam keras pernyataan dan penampilan yang beredar dalam video media sosial terkait penggunaan pakaian adat Aceh beserta atributnya dalam konteks yang dinilai tidak menghormati nilai-nilai syariat Islam dan marwah masyarakat Aceh
Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly, menegaskan bahwa pakaian adat Aceh bukan sekadar busana budaya biasa, melainkan simbol kehormatan, identitas, serta nilai religius masyarakat Aceh yang dikenal sebagai daerah bersyariat Islam dan mayoritas 100 persen muslim.
“Baju adat Aceh dan atributnya adalah marwah rakyat Aceh. Jangan digunakan untuk kegiatan, ucapan, atau simbol yang bertentangan dengan nilai Islam maupun konteks non muslim yang dapat melukai perasaan masyarakat Aceh,” tegasnya.
Gadjah Puteh meminta Menteri Agama RI untuk menanggapi persoalan tersebut secara serius dan terbuka kepada publik guna menghindari polemik yang lebih luas di tengah masyarakat. Menurutnya, pejabat negara harus memahami sensitivitas budaya dan nilai keagamaan setiap daerah, terlebih Aceh yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam.





