Sayed juga menyerukan agar seluruh elemen, baik aparatur desa, pendamping, tokoh masyarakat, hingga media dan masyarakat sipil, aktif melakukan pengawasan. Ia menegaskan, perhatian bersama terhadap pemanfaatan anggaran ketahanan pangan sangat penting agar program ini benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
> “Transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci. Jangan sampai program ini hanya menjadi laporan di atas kertas dan rutinitas tahunan yang sia-sia. Warga harus ikut mengawal agar gampong benar-benar menjadi basis ketahanan ekonomi dan pangan,” pungkasnya.
Gadjah Puteh berharap agar Pemerintah Kota Langsa juga memberi perhatian khusus, termasuk mengevaluasi capaian program ketahanan pangan setiap tahunnya agar tidak terus-menerus menjadi pos anggaran tanpa dampak.(WR)
–





