Toni E.B. Subari, Timothy Utama, Eka Fitria, Danis Subyantoro, Totok Priyambodo, M. Rizaldi, Saptari, Jan Winston Tambunan, Ari Rizaldi, Novita Widya Anggraini (eks Direktur Keuangan BNI)
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
Komisaris:
Omar Sjawaldy Anwar – Komisaris Utama/Independen
Tedi Bharata – Deputi SDM dan TI Kementerian BUMN
Suminto – Dirjen Pengelolaan dan Pembiayaan Resiko Kemenkeu (pengganti Dirjen Bea Cukai Askolani)
Donny Hutabarat – Asisten Gubernur Bank Indonesia
Vera Febyanthy – Politikus Partai Demokrat
Didik Junaidi Rachbini – Akademisi dan ekonom senior
Direksi:
Putrama Wahju Setyawan – Direktur Utama
Alexandra Askandar – Wakil Dirut, eks Mandiri
Hussein Paolo Kartadjoemena, Corina, David Pirzada, Toto Prasetio, Agung Prabowo, Rian Kaslan, Abu Santosa Sudradjat, Muhammad Iqbal, Eko Setyo Nugroho, Ronny Venir, Munadi Herlambang
4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)
Komisaris:
Suryo Utomo – Dirjen Pajak Kementerian Keuangan (Komisaris Utama)
Dwi Ary Purnomo – Asisten Deputi Kementerian BUMN
Fahri Hamzah – Politikus Partai Gelora / Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman
Ida Nuryanti – Asisten Gubernur Bank Indonesia
Pietra Machreza Paloh – Politikus Nasdem
Panangian Simanungkalit – Pengamat properti
Direksi:
Nixon LP Napitupulu – Direktur Utama
Oni Febriarto Rahardja – Wakil Dirut
I Nyoman Sugiri Yasa, Venda Yuniarti, Rully Setiawan, Helmy Afrisa Nugroho, Hermita Akmal, Tan Jacky Chen, Setiyo Wibowo, Hirwandi Gafar, Eko Waluyo, Nofry Rony Poetra
Seluruh jajaran komisaris dan direksi tersebut akan mulai efektif menjalankan tugas setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemerintah berharap, dengan formasi baru ini, bank-bank pelat merah mampu menjalankan peran strategis dalam menopang perekonomian nasional dengan tata kelola yang lebih profesional dan efisien.(red)





