Merasa khawatir dengan kondisi anaknya, ayah korban kemudian membawa Nasrullah ke RS Melati, Lhokseumawe, pada Sabtu (28/6/25). Tim dokter di rumah sakit itu langsung memutuskan untuk melakukan operasi karena luka bakar yang diderita cukup serius.
Ironisnya, hingga korban menjalani operasi dan perawatan di RS Melati, tidak ada satu pun perwakilan dari pihak manajemen PKS Cot Girek yang datang menjenguk ataupun memberikan perhatian terhadap kondisi Nasrullah.
Keluarga korban pun sangat menyayangkan kelalaian manajemen yang dinilai tidak profesional dalam menjaga standar keselamatan kerja di lingkungan pabrik. Mereka berharap pihak manajemen PTPN IV Regional 6 segera mengevaluasi sistem keselamatan kerja dan bertanggung jawab atas kecelakaan yang menimpa karyawan mereka.(red)





