Para mahasiswa juga melibatkan anak-anak secara langsung dalam proses penanaman. Keterlibatan tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi agar anak-anak sejak dini memiliki kesadaran untuk mencintai, menjaga, dan merawat lingkungan di sekitarnya.
Dengan pendekatan tersebut, kegiatan menanam bunga tidak hanya berorientasi pada penghijauan dan keindahan lingkungan, tetapi juga menjadi media pembelajaran sederhana mengenai nilai kepedulian, tanggung jawab, kebersamaan, dan keberlanjutan.
Sementara itu, Syarwiyah menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 09 atas kepedulian mereka terhadap lingkungan Perpustakaan Cerdas Bangsa.
Ia menilai keberadaan bunga memberikan perubahan yang cukup terlihat. Area yang sebelumnya kosong dan minim tanaman kini menjadi lebih indah dan nyaman dipandang.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada proses penanaman saja. Mahasiswa KPM juga mendorong masyarakat dan anak-anak untuk bersama-sama merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 09, merawat lingkungan merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kepedulian terhadap alam dapat ditanamkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.
Menanam Bunga, Menanam Kepedulian
Kelompok KPM Mandiri 09 menyampaikan motivasi kegiatan tersebut melalui pesan:
“Menanam satu bunga mungkin terlihat sederhana, tetapi dari satu bunga dapat tumbuh kepedulian. Merawat alam berarti menjaga amanah Tuhan, karena bumi bukan hanya tempat kita hidup, tetapi juga titipan yang harus kita jaga untuk generasi berikutnya.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 09 mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mari menanam hari ini, merawat dengan penuh kasih, dan memanen kebaikan di kemudian hari. Karena menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan.(tim)





