Redaksional :
AtjehUpdate.com,- Seharusnya, legislatif adalah benteng syura dan pengawas jalannya pemerintahan. Namun kenyataannya di daerah dan pusat, wakil rakyat kini lebih mirip gerbang seleksi—menyaring agenda eksekutif daripada mempertahankan suara publik .
Politik Dinasti: Suara Rakyat Memudar
Lebih dari 200 anggota DPR periode 2024–2029 terindikasi memiliki ikatan keluarga dengan pejabat publik—menandakan politisasi warisan kekuasaan terus berjalan . Rakyat yang sudah memilih hanya jadi alat legitimasi lima tahunan; setelah duduk di kursi, anggota legislatif sibuk melayani keluarga dan partai ketimbang publik.
Politik Transaksional: Harga Suara Rakyat
Dalam kondisi ekonomi yang rapuh, suara rakyat kerap dijual-beli—baik pada pemilih maupun antarpartai. Banyak yang sukses masuk karena dana kampanye, bukan kapasitas legislatif .
Koalisi Gemuk, Oposisi Menyusut
Saat ini pemerintah menguasai sekitar 80% kursi DPR . Lembaga legislatif kehilangan peran sebagai penjaga keseimbangan pemerintahan, berubah menjadi stempel kebijakan eksekutif.





