Legislasi & Anggaran: Kewenangan yang Tersia
Padahal konstitusi memberi DPR fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Tapi alih-alih menaati amanah, wakil rakyat justru merevisi undang-undang agar kekebalan diri semakin kuat, bahkan menggunakan polisi sebagai alat panggilan paksa .
Paradigma Baru: Syura ala Islam
Dibanding parlemen modern, sistem Islam menerapkan mekanisme musyawarah dan muhasabah—di mana wakil dipilih untuk mengoreksi dan memberi nasehat, bukan legislatif atau mengelola anggaran.
Kesimpulan:
Wakil rakyat saat ini semakin jauh dari esensi perwakilan demokrasi. Mereka cenderung menjadi pion eksekutif, melindungi kepentingan internal partai dan keluarga, alih-alih mengadvokasi kepentingan rakyat. Reformasi politik mendalam, sistem kaderisasi partai, dan penguatan fungsi oposisi di parlemen adalah hal mendesak untuk mengembalikan suara rakyat ke kursi legislatif.(tim)





