Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Menanti Keberanian Bupati Aceh Tamiang, Seleksi Direktur PDAM Harus Dipercepat

53
×

Menanti Keberanian Bupati Aceh Tamiang, Seleksi Direktur PDAM Harus Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Direktur LBH Kantara Ajie Lingga memberikan keterangan pers mendesak percepatan seleksi Dirut PDAM Tirta Tamiang di tengah kondisi banjir dan krisis air bersih.
Krisis air bersih di tengah banjir Aceh Tamiang butuh penanganan serius dan cepat. Direktur LBH Kantara, Ajie Lingga, menilai status Plt (Pelaksana Tugas) di PDAM Tirta Tamiang saat ini menghambat langkah taktis pemulihan karena keterbatasan wewenang. Ia menanti keberanian Bupati Aceh Tamiang untuk segera melantik pejabat definitif yang berani ambil risiko demi rakyat. Simak pernyataan selengkapnya.

​Ajie menyoroti bahwa dalam kondisi bencana, PDAM membutuhkan sosok pemimpin yang berani mengambil risiko dan diskresi untuk memastikan air mengalir ke warga. Hal ini dinilai sulit dilakukan oleh seorang Plt yang secara administrasi “kakinya terikat” dan tidak memiliki beban tanggung jawab mutlak layaknya pejabat definitif.

​”Kalau Plt, tidak ada beban total di pundaknya karena posisinya hanya transisi. Akibatnya, penanganan masalah air macet saat banjir jadi terkesan lambat dan safety player. Beda dengan Dirut definitif yang punya beban moral dan kontrak kinerja penuh untuk mati-matian memulihkan layanan bagaimanapun caranya,” ungkap praktisi hukum tersebut.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

​LBH Kantara menilai, membiarkan posisi Dirut PDAM diisi oleh Plt di tengah musim bencana adalah pertaruhan yang merugikan masyarakat. Kebutuhan air bersih saat banjir adalah kebutuhan vital yang menyangkut kesehatan dan hajat hidup warga terdampak.

​”Kita menanti keberanian Bupati Aceh Tamiang. Jangan sampai rakyat makin menderita karena manajemen PDAM tidak punya ‘taring’ untuk eksekusi perbaikan di lapangan. Segera lanjutkan seleksi, lantik pejabat definitif yang siap bekerja keras dan bertanggung jawab penuh memulihkan distribusi air di Tamiang,” pungkas Ajie.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses