Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang ditempuh oleh Wali Kota dan jajaran Pemko. Ia menegaskan bahwa DPRK siap mengawal setiap proses komunikasi dengan pemerintah pusat agar aspirasi tenaga honorer Langsa dapat didengar dan dipertimbangkan.
> “Kami di DPRK Langsa akan terus mendampingi dan mengawal perjuangan ini. Tenaga honorer adalah bagian penting dari roda pelayanan publik di daerah. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan kepastian dan kejelasan masa depan,” kata Melvita.
Wali Kota Langsa kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak meninggalkan para tenaga honorer yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.
> “Kami ingin memastikan tidak ada tenaga honorer yang merasa ditinggalkan. Semua yang telah mengabdi untuk Kota Langsa harus tetap mendapatkan perhatian. Dengan berbagai langkah yang kami tempuh, harapannya mereka tetap memiliki peluang untuk terus bekerja di lingkungan pemerintahan, apa pun bentuk dan mekanismenya,” tutup Jeffry.
Pemko Langsa dan DPRK Langsa berharap pemerintah pusat dapat memberikan kebijakan yang lebih fleksibel dan berkeadilan, sehingga keberlanjutan pelayanan publik di daerah tetap terjaga sekaligus memberikan kepastian bagi ribuan tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan kepada masyarakat.(red)





