Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Berita

Bea Cukai Langsa Diduga Tangkap Barang Selundupan dari Thailand: 8 Moge, 15 Kambing, dan Barang Lainnya Diamankan Secara Tertutup

89
×

Bea Cukai Langsa Diduga Tangkap Barang Selundupan dari Thailand: 8 Moge, 15 Kambing, dan Barang Lainnya Diamankan Secara Tertutup

Sebarkan artikel ini
Bea Cukai Langsa diduga menangkap barang selundupan dari Thailand, termasuk 8 moge dan 15 kambing, dalam operasi yang dilakukan secara tertutup
Operasi Bea Cukai Langsa kembali menjadi sorotan publik setelah diduga menangkap barang selundupan dari Thailand, termasuk 8 motor gede (moge) dan 15 kambing, secara tertutup. Transparansi penindakan pun dipertanyakan masyarakat

AtjehUpdate.com, | Langsa – Bea Cukai (BC) Langsa diduga melakukan penangkapan terhadap barang selundupan dari Thailand pada Jumat malam, 31 Januari 2025. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 8 unit motor gede (moge), 15 ekor kambing, serta sejumlah barang lainnya yang hingga kini masih berada dalam penguasaan BC Langsa. Selain itu, dua orang juga turut diamankan dalam kejadian tersebut.

Namun, penangkapan ini kembali memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat karena terkesan dilakukan secara tertutup, terutama ketika menyangkut barang-barang mewah. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bea Cukai Langsa terkait detail penindakan ini dan status hukum dua orang yang diamankan.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Publik menyoroti lambannya pengungkapan kasus ini, meskipun arahan Presiden Prabowo Subianto telah jelas bahwa tidak boleh ada instansi yang bermain-main dalam hal integritas. Langkah tertutup semacam ini justru bertolak belakang dengan semangat transparansi dan profesionalisme yang seharusnya dipegang teguh oleh instansi pemerintah, terlebih Bea Cukai Langsa telah menyandang predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses