Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
AcehBencana AlamBerita Aceh

Dua Indikator Utama Penyebab Banjir Bandang Aceh Tamiang, Gadjah Puteh Soroti Kerusakan DAS

109
×

Dua Indikator Utama Penyebab Banjir Bandang Aceh Tamiang, Gadjah Puteh Soroti Kerusakan DAS

Sebarkan artikel ini

Sebagai bukti konkret dari rusaknya sistem DAS Aceh Tamiang, LSM Gadjah Puteh menyoroti terendamnya RSUD Aceh Tamiang hingga ketinggian air mencapai sekitar 3 meter. Peristiwa ini dinilai sebagai kejadian luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Sepanjang sejarah Aceh Tamiang, sejak sistem DAS dibangun pada masa kolonial Belanda, RSUD Aceh Tamiang tidak pernah mengalami banjir sedahsyat ini. Fakta ini menunjukkan adanya kerusakan struktural dan ekologis yang sangat serius,” ungkapnya.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

LSM Gadjah Puteh juga mengaitkan kondisi ini dengan banjir besar tahun 2006, yang memiliki pola penyebab serupa, yakni kerusakan hutan dan pengabaian fungsi sungai. Menurut lembaga tersebut, kegagalan belajar dari bencana masa lalu menjadi alasan utama mengapa tragedi serupa terus terulang.

Melalui rilis ini, LSM Gadjah Puteh mendesak pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit lingkungan menyeluruh, menertibkan izin perkebunan sawit, serta menindak tegas pihak-pihak yang secara ilegal menutup dan memperjualbelikan kawasan sungai mati.

“Banjir bandang Aceh Tamiang bukan sekadar bencana alam, melainkan akumulasi dari pembiaran, keserakahan, dan kejahatan terhadap lingkungan. Jika dua indikator utama ini tidak segera ditangani, maka banjir yang lebih besar hanya tinggal menunggu waktu,” pungkasnya.(irwan)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses