Penunjukan Brigjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di Aceh, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mengakhiri masa kepemimpinannya di Polda Aceh setelah mendapat mutasi sebagai Perwira Tinggi Polda Aceh dalam rangka purnatugas. Selama menjabat, ia memimpin berbagai agenda kepolisian di Aceh, termasuk penguatan stabilitas keamanan dan sinergi dengan pemerintah daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Selain pergantian Kapolda Aceh, telegram Kapolri tersebut juga memuat sejumlah rotasi pejabat utama lainnya di lingkungan Polri sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan kebutuhan organisasi.
Pergantian pimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga situasi keamanan yang kondusif, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah Provinsi Aceh.(red)





