1. Segera melakukan kunjungan kerja ke PTPN I Langsa guna melakukan audit kinerja dan mendengar langsung aspirasi masyarakat serta pekerja lokal.
2. Mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi kebijakan holdingisasi PTPN dan dampaknya terhadap daerah-daerah di luar pusat.
3. Mengembalikan manajemen dan pengendalian PTPN I ke Aceh sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Aceh.
Gadjah Puteh juga mengingatkan bahwa BUMN tidak hanya memiliki fungsi ekonomi, tetapi juga fungsi sosial dan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan sesuai dengan nilai-nilai lokal.
“Kembalikan PTPN I ke Aceh. Ini bukan semata-mata soal manajemen, tapi soal harga diri rakyat Aceh,” pungkas Sayed.(red)





