Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Nasruddin: Pembentukan Blok Meuseuraya Langgar PP 23/2015, DPRA Diminta Evaluasi BPMA

67
×

Nasruddin: Pembentukan Blok Meuseuraya Langgar PP 23/2015, DPRA Diminta Evaluasi BPMA

Sebarkan artikel ini
Nasruddin, Ketua FPRM Aceh, menyampaikan kritik terhadap pembentukan WK Meuseuraya yang dinilai melanggar PP 23/2015 di Aceh Timur
Ketua FPRM Aceh, Nasruddin, saat memberikan keterangan pers terkait dugaan pelanggaran PP 23/2015 dalam pembentukan WK Meuseuraya oleh BPMA dan Kementerian ESDM

Jangan Ulangi Luka Lama

Nasruddin juga mengingatkan BPMA agar tidak mengulang luka sejarah Aceh dalam pengelolaan migas. Ia menekankan bahwa lahirnya BPMA adalah hasil perjuangan damai antara Aceh dan pemerintah pusat.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Konflik dulu salah satunya karena pengelolaan gas Arun oleh Exxon yang tidak adil. Jangan sampai BPMA justru mengembalikan Aceh ke masa kelam itu,” ujarnya.

Awasi Proyek Migas & Efisiensi Biaya

Khusus kepada DPR Aceh, Nasruddin mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPMA. Ia menuntut agar proyek-proyek migas yang disetujui diaudit, dan skema cost recovery dievaluasi secara ketat.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

“Kalau biaya operasional terlalu tinggi tapi hasilnya nol, maka Aceh tidak mendapat apa-apa. Jangan sampai kita terus tertipu oleh kita sendiri,” tutup Nasruddin.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses