Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Aditya Nugroho, menilai langkah Purbaya sebagai bagian dari strategi konsolidasi awal Kabinet Prabowo-Gibran.
> “Sikap tegas ini bisa menjadi modal positif untuk memperkuat posisi Kementerian Keuangan sebagai garda utama pengelola fiskal negara, asalkan tetap terbuka untuk koordinasi dengan kementerian lain,” ujarnya.
Sementara itu, di internal Kemenkeu, sejumlah pejabat muda menyambut positif gaya kerja cepat dan terukur yang diterapkan Purbaya.
Ia disebut mulai mendorong digitalisasi anggaran, perampingan birokrasi, serta efisiensi belanja publik, terutama untuk mendukung program prioritas seperti ketahanan pangan, industrialisasi hilir, dan pembangunan pertahanan nasional.
Di mata publik, Purbaya kini mulai dipandang sebagai salah satu menteri paling vokal dalam kabinet, sekaligus sosok teknokrat yang siap mengeksekusi visi besar Presiden Prabowo tanpa banyak basa-basi.(*)





