Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
AcehIslam

Disorot Media, Pemko Langsa Baru “Pikirkan” Bonus MTQ: Dianggarkan dalam Perubahan 2026, Tapi Nominal Masih Misteri

1
×

Disorot Media, Pemko Langsa Baru “Pikirkan” Bonus MTQ: Dianggarkan dalam Perubahan 2026, Tapi Nominal Masih Misteri

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Syamsul Bahri menjelaskan perkembangan bonus kafilah MTQ yang diusulkan dalam perubahan anggaran 2026
Disorot media, Pemko Langsa menyatakan bonus kafilah MTQ yang sebelumnya belum tersedia dalam anggaran 2026 kini telah diusulkan melalui perubahan anggaran. Namun, nominal bonus dan waktu pencairannya masih belum jelas.

Pernyataan tersebut sekaligus membuka pertanyaan baru: jika bonus MTQ sudah diusulkan dalam perubahan anggaran dan telah mendapat persetujuan, mengapa besaran bonus yang menjadi hak kafilah hingga kini masih belum jelas?
Kafilah telah membawa nama Kota Langsa dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh. Mereka mengikuti rangkaian perlombaan dengan persiapan dan perjuangan yang tidak singkat. Karena itu, transparansi pemerintah mengenai mekanisme, besaran, serta waktu pencairan bonus menjadi penting agar para kafilah tidak terus berada dalam ketidakpastian.

Apalagi, sebelumnya persoalan bonus MTQ telah menjadi sorotan publik karena hampir setahun berlalu sejak pelaksanaan MTQ ke-37 tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya pada November 2025.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Kini Pemko Langsa menyatakan bonus tersebut sedang diproses melalui perubahan anggaran 2026. Namun, berapa angkanya, kapan ditetapkan, dan kapan benar-benar dibayarkan kepada kafilah masih menjadi tanda tanya.

Publik pun patut menunggu keterbukaan Pemko Langsa terkait dokumen penganggaran bonus tersebut, termasuk berapa total anggaran yang disiapkan, formula penentuan bonus bagi masing-masing kategori juara, serta target waktu pencairannya.

Sebab, bagi para kafilah, bonus bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan mereka membawa nama daerah.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses