Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
AcehHukum

GEUBRAK Tantang Polres Langsa: Usut Dugaan Korupsi, 7×24 Jam Ditunggu atau Demo!

1
×

GEUBRAK Tantang Polres Langsa: Usut Dugaan Korupsi, 7×24 Jam Ditunggu atau Demo!

Sebarkan artikel ini
GEUBRAK bersilaturahmi dan membangun komitmen bersama Kapolres Langsa terkait pemberantasan korupsi, narkoba dan judi online
GEUBRAK melakukan silaturahmi dengan Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K. beserta jajaran di Mapolres Langsa, Rabu (19/08/2026), sekaligus menyampaikan sejumlah dugaan kasus korupsi yang diminta untuk ditindaklanjuti.

Tiga Dugaan Korupsi Jadi Sorotan

Dalam pertemuan tersebut, GEUBRAK menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Polres Langsa. Sedikitnya terdapat lima poin yang menjadi penekanan organisasi tersebut.
Pertama, GEUBRAK meminta Polres Langsa mengusut tuntas dugaan korupsi pada proyek Rumah Sehat Tahun Anggaran 2025.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Kedua, GEUBRAK meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi terkait pengadaan tas sekolah gratis yang menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025.

Ketiga, GEUBRAK meminta Polres Langsa menindaklanjuti setiap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berkaitan dengan Pemerintah Kota Langsa.

Keempat, GEUBRAK mendesak Polres Langsa agar lebih proaktif dalam mengungkap dan menangani berbagai dugaan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kota Langsa.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Kelima, GEUBRAK memberikan batas waktu 7×24 jam kepada Polres Langsa untuk menindaklanjuti poin-poin yang telah disampaikan.

“Jika poin-poin yang kami sampaikan tidak ditindaklanjuti dalam waktu 7×24 jam, maka kami akan melakukan aksi demonstrasi,” tegas Wahyu.

Menurut GEUBRAK, batas waktu tersebut bukan dimaksudkan untuk mengintervensi kewenangan aparat penegak hukum, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial sekaligus dorongan agar setiap dugaan persoalan hukum yang telah menjadi perhatian publik dapat ditangani secara serius, transparan dan profesional.

GEUBRAK menegaskan akan terus mengawal perkembangan penanganan sejumlah persoalan tersebut dan meminta masyarakat turut mengawasi kinerja aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi di Kota Langsa.
“Kami ingin melihat komitmen itu dibuktikan dengan langkah nyata, bukan sekadar pertemuan dan pernyataan,”.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses