Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
AcehIslam

Harumkan Nama Aceh, Gadjah Puteh Minta Pemprov Beri Apresiasi Tiga Santriwati Juara Fahmil Quran MTQ Nasional 2026

1
×

Harumkan Nama Aceh, Gadjah Puteh Minta Pemprov Beri Apresiasi Tiga Santriwati Juara Fahmil Quran MTQ Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
Tiga santriwati Dayah Insan Qurani Aceh Besar meraih Juara 1 Fahmil Quran Putri pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Title: Gadjah Puteh Minta Pemprov Aceh Beri Reward untuk Juara Fahmil Quran MTQ Nasional 2026
Tiga santriwati Dayah Insan Qurani Aceh Besar, Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras, berhasil mengharumkan nama Aceh dengan meraih Juara 1 Fahmil Quran Putri pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

“Jangan sampai setelah kemenangan ini dirayakan dan diberitakan, jasa serta jerih payah mereka kemudian dilupakan. Pemerintah harus hadir memberikan penghargaan yang nyata, bukan hanya ucapan selamat,” ungkap Sayed.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan semata-mata persoalan materi, melainkan juga bentuk pengakuan pemerintah terhadap generasi muda Aceh yang berprestasi di bidang Al-Qur’an dan pendidikan keagamaan.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Reward yang diberikan akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan potensi. Pada saat yang sama, ini juga menjadi penyemangat bagi santri dan generasi muda lainnya agar berani berprestasi dan membawa nama baik Aceh ke tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Jangan Lupakan Peran Dayah dan Para Pembimbing

Selain memberikan penghargaan kepada para juara, Gadjah Puteh juga mengingatkan agar Pemerintah Aceh tidak melupakan peran Dayah Insan Qurani, para guru, pembimbing, dan orang tua yang telah mendampingi ketiga santriwati sejak tingkat MTs hingga MA.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Ada lembaga pendidikan yang membina, guru yang membimbing, orang tua yang mendukung, serta para pembina yang terus memberikan motivasi. Semua pihak yang berkontribusi patut mendapatkan penghargaan,” katanya.

Gadjah Puteh berharap Pemerintah Aceh menjadikan prestasi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani melalui dukungan terhadap dayah, lembaga pendidikan Islam, serta program pengembangan bakat dan prestasi santri.

“Jangan hanya hadir ketika ada kemenangan. Pemerintah harus hadir sejak proses pembinaan, memberikan dukungan selama perjuangan, dan memastikan para juara tetap mendapatkan perhatian setelah membawa pulang prestasi. Jasa dan jerih payah mereka tidak boleh pernah dilupakan,” pungkas Sayed.(red)

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses