Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Opini

Kejujuran dalam LHKPN: Cermin Moral dan Integritas Seorang Pejabat

117
×

Kejujuran dalam LHKPN: Cermin Moral dan Integritas Seorang Pejabat

Sebarkan artikel ini
Ajie Lingga, S.H., CGAP menyuarakan pentingnya kejujuran dan integritas dalam pelaporan LHKPN.
Ajie Lingga, S.H., CGAP mengingatkan bahwa LHKPN bukan sekadar formalitas, tapi barometer integritas dan tanggung jawab moral penyelenggara negara.

Pertanyaannya: mengapa seorang pejabat takut jujur dalam LHKPN? Bukankah keterbukaan adalah bagian dari tanggung jawab moral kepada publik? Ketika seorang pemimpin tidak mampu berkata jujur soal hartanya sendiri, bagaimana ia bisa dipercaya mengelola anggaran triliunan rupiah milik negara?

Di sinilah pentingnya memperkuat budaya malu dan mempertegas sanksi. Pejabat yang tidak jujur dalam LHKPN seharusnya tidak hanya diperingatkan, tetapi ditindak. Ketidakjujuran itu bukan persoalan teknis, melainkan persoalan moralitas. Jika dibiarkan, maka rakyat akan kehilangan harapan terhadap pemerintahan yang bersih.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

LHKPN bukan akhir dari transparansi, melainkan awal dari tanggung jawab publik. Pejabat yang jujur akan menjadikannya sebagai kehormatan, bukan beban. Namun pejabat yang culas, akan menjadikannya sebagai ancaman.

Sudah saatnya kita mengembalikan makna LHKPN sebagai alat ukur utama moralitas penyelenggara negara. Karena bangsa yang besar bukan hanya dibangun dengan hukum yang kuat, tapi juga oleh pemimpin yang jujur.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses