AtjehUpdate.com,- LANGSA | Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, SE mengaku sangat sedih mendengar adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait barang-barang bantuan yang rusak dan “busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa akibat tidak terawat.
Nasruddin menyebut kejadian ini sangat memalukan, apalagi terjadi di saat masyarakat baru saja dilanda banjir dan sangat membutuhkan bantuan.
“Ini sangat ironi sekali. Pasca banjir masyarakat banyak yang membutuhkan bantuan. Tapi di sisi lain bantuan yang sudah disiapkan pemerintah justru dibiarkan rusak dan busuk di gudang karena tidak terawat. Apa yang dikerjakan oleh staf logistik Dinsos Kota Langsa?” ujar Nasruddin kepada media ini, Sabtu (26/7/2026).
Menurutnya, barang bantuan sosial seharusnya dikelola dengan manajemen logistik yang baik. Mulai dari pendataan, penyimpanan, hingga penyaluran tepat waktu ke masyarakat terdampak.
“Bantuan itu uang rakyat. Apalagi ini untuk korban bencana. Kalau dibiarkan busuk di gudang, sama saja dengan membuang uang rakyat dan mengkhianati amanah untuk orang miskin dan korban banjir ,” tegasnya.
Nasruddin mendesak Kepala Dinsos Kota Langsa dan Wali Kota Langsa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja staf logistik dan sistem pergudangan di Dinsos.





