Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Ketua FPRM Aceh Heran Penyedia Tenaga Outsourcing Pemko Langsa dari Luar Daerah: Untuk Apa Ada BUMD?

0
×

Ketua FPRM Aceh Heran Penyedia Tenaga Outsourcing Pemko Langsa dari Luar Daerah: Untuk Apa Ada BUMD?

Sebarkan artikel ini
Ketua FPRM Aceh Nasruddin soroti penyedia tenaga outsourcing Pemko Langsa dari luar daerah dan mempertanyakan peran BUMD PT Pekola
Ketua FPRM Aceh Nasruddin, SE, mempertanyakan kebijakan Pemko Langsa terkait penyediaan tenaga outsourcing dari luar daerah dan meminta PT Pekola sebagai BUMD diberdayakan untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

AtjehUpdate.com,- LANGSA | Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, SE, mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kota Langsa terkait penyediaan tenaga alih daya atau outsourcing di lingkungan Pemko Langsa yang disebut dimenangkan oleh perusahaan dari luar daerah.

Nasruddin menilai, kondisi tersebut patut dievaluasi karena di Kota Langsa sendiri terdapat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Pekola, yang menurutnya semestinya dapat diberdayakan untuk mengelola kebutuhan tenaga outsourcing sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

“Kami heran, kenapa perusahaan dari luar yang dimenangkan. Padahal di Langsa ada BUMD. Seharusnya BUMD yang diberdayakan terlebih dahulu untuk tenaga outsourcing di lingkungan Pemko,” ujar Nasruddin kepada media ini, Senin (11/8/2026).

Soroti Pengumuman PT Barajaya Perseroda

Pernyataan tersebut disampaikan Nasruddin setelah beredarnya brosur pengumuman dari PT Barajaya Perseroda di sejumlah grup WhatsApp yang memuat informasi lowongan tenaga alih daya untuk lingkungan Sekretariat Pemerintah Kota Langsa.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Dalam pengumuman tersebut tercantum kebutuhan tenaga, antara lain tenaga kebersihan, sopir dan petugas jaga malam dengan masa kerja selama lima bulan.

Nasruddin meminta Pemerintah Kota Langsa memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proses dan dasar penetapan penyedia tenaga outsourcing tersebut, termasuk alasan perusahaan dari luar daerah dapat menjadi penyedia.

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, maka publik wajar mempertanyakan posisi dan fungsi BUMD milik Pemerintah Kota Langsa, khususnya PT Pekola, dalam mendukung program pemerintah daerah dan menyerap tenaga kerja masyarakat setempat.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses