Tutup Disini
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Aceh

Hampir 30 Persen Produk Aceh Diekspor Lewat Sumatera Utara, Pelabuhan Daerah Belum Jadi Jalur Utama

1
×

Hampir 30 Persen Produk Aceh Diekspor Lewat Sumatera Utara, Pelabuhan Daerah Belum Jadi Jalur Utama

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi perbandingan Pelabuhan Aceh dan Pelabuhan Belawan yang menggambarkan arus ekspor barang asal Aceh, dengan visual kapal peti kemas, crane pelabuhan, dan peta Pulau Sumatera, sebagai representasi hampir 30 persen produk Aceh yang diekspor melalui Sumatera Utara berdasarkan data BPS Aceh.
Data BPS Aceh menunjukkan hampir 30 persen produk ekspor Aceh masih dikirim melalui pelabuhan di Sumatera Utara, sementara sekitar 70 persen lainnya diekspor langsung melalui pelabuhan di Aceh.

AtjehUpdate.com., Banda Aceh – Meskipun berasal dari Aceh, hampir sepertiga produk ekspor daerah justru dikirim melalui pelabuhan di Provinsi Sumatera Utara. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menunjukkan, pengiriman barang ke pasar internasional masih banyak memanfaatkan pelabuhan di luar Aceh, sementara sebagian besar sisanya baru diekspor langsung melalui pelabuhan yang berada di wilayah Aceh.

Berdasarkan data BPS, dari total nilai ekspor barang asal Aceh pada Mei 2026 sebesar sekitar US$52,88 juta, sekitar 70 persen diekspor melalui pelabuhan di Aceh, sedangkan hampir 30 persen lainnya dikirim melalui pelabuhan di Sumatera Utara. Kondisi ini menunjukkan bahwa jalur logistik ekspor Aceh masih bergantung pada infrastruktur pelabuhan di provinsi tetangga.

Iklan
Sponsor: AtjehUpdate
Iklan
Iklan

Komoditas yang diekspor masih didominasi batu bara, kopi dan rempah-rempah, serta sejumlah komoditas unggulan lainnya. Produk-produk tersebut selanjutnya dikirim ke berbagai negara tujuan utama seperti India, Amerika Serikat, Tiongkok, Vietnam, dan Jepang yang secara bersama-sama menyerap hampir 90 persen nilai ekspor Aceh pada Mei 2026.

Masih besarnya penggunaan pelabuhan di luar Aceh menjadi gambaran bahwa rantai logistik ekspor daerah belum sepenuhnya terpusat di dalam provinsi. Bagi pelaku usaha, pemilihan pelabuhan biasanya mempertimbangkan faktor efisiensi, jadwal pelayaran, kapasitas bongkar muat, hingga ketersediaan rute kapal menuju negara tujuan.

Sponsor: AtjehUpdate
Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses